Minggu, 21 Juli 2013

Pengalaman Sleep Paralysis

Hemm, kalian pernah ngga sih bangun tidur dalam keadaan susah bergerak atau bernapas? Kalo pernah, itu namanya Sleep paralysis, atau yang umum dikenal di masyarakat sebagai "tindihan". Yap, rasanya emang seperti tertindih sesuatu yang berat sehingga kita tidak bisa bergerak alias lumpuh total, sementara. Peristiwa ini sering banget dikaitkan dengan peristiwa mistis, tapi sebenernya ada kok penjelasan logisnya tentang hal ini.

Sleep paralysis ini umumnya terjadi pada orang yang kelelahan, sedang gelisah, stress dan kurang tidur. Saat tubuh terlalu lelah, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur secara urut, (tahap tidur ringan, tahap tidur dalam, tahap tidur yang lebih dalam, dan REM atau rapid eye movement dimana terjadi mimpi). Dalam kasus sleep paralysis ini, tahapan tidur kita dari tahap tidur ringan, langsung masuk ke REM, nah kacau kan. Jadi saat otak kita sudah terbangun dan sepenuhnya sadar, otot-otot tubuh kita belum terbangun sehingga tidak merespon perintah dari otak kita.

Saya sendiri pernah mengalami sleep paralysis, waktu itu saya memang lagi stress banget mikirin UN karena beberapa minggu lagi memang mau tempur. Malem itu saya terbangun dan yakin kalo saya udah bener-bener sadar, tapi anehnya badan saya nggak bisa digerakin, tangan bahkan jari pun ngga bisa bergerak, sama sekali! Jadi panik dong ya, soalnya saya nggak bisa napas juga, rasanya berat banget buat narik napas. Hal selanjutnya yang saya coba lakuin adalah teriak, ya TERIAK! berharap ada seseorang yang nolongin saya, nolongin gimana kek, pokonya ditolongin. Nah, saat itu teriakan saya kayanya cuma terjadi di otak aja, dan itu bikin makin panik. Herannya, walaupun udah tau kalo saya ga bisa teriak, saya tetep nyoba teriak karena panik soalnya ga bisa napas. Ini terjadi beberapa kali dalam waktu kira-kira 30 detik (ga tau pastinya berapa, boro-boro ngitunginn waktu, orang udah panik).

Setelah terjadi beberapa kali saya baru penasaran tentang kejadian ini dan coba cari-cari di internet, disitulah saya mulai kenal istilah sleep paralysis atau kelumpuhan saat tidur. Dari penjelasan di internet, katanya orang yang lagi mengalami tindihan itu suka melihat semacam sosok mistis gitu, bayangan hitam besar dan semacamnya, adek saya pun bilang dia pernah ngalamin yang kaya gitu. Tapi dari semua pengalaman sleep paralysis saya, saya nggak pernah ngeliat yang semacem itu, nggak sekalipun. Satu-satunya yang bikin saya takut waktu ngalamin SP (sleep paralysis) adalah saya takut mati, bener-bener takut soalnya kan ga bisa napas (dalam keadaan kaya gitu aja nih otak masih mikir yang aneh-aneh). Ketakutan itu tetep aja ada setiap saya mengalami SP walaupun dari semua artikel yang pernah saya baca, nggak ada satu pun yang bilang kalo SP itu bisa membunuh. SP terakhir yang saya alami adalah 3 hari lalu, dan saya masih takut mati waktu ngalamin itu.

Sleep paralysis itu bisa dicegah, dengan tidur dan istirahat yang cukup serta dengan mencoba tidak terlalu stress dalam menghadapi masalah, susah si tapi ya dicoba aja.. Hemm, I think it's enough.. Bye, and thanks for reading it..

Kamis, 23 Mei 2013

Konferensi Pers Pengumuman Kelulusan SMA 2013

Hari ini, tanggal 23 Mei 2013, saya dan murid-murid SMA di seuruh Indonesia mungkin sedang merasakan hal yang sama, tegang, takut, excited mungkin dan gelisah. Hari demi hari berjalan, semakin dekat dengan pengumuman kelulusan UN SMA tahun ajaran 2012/2013 yang --setahu saya-- akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei besok. Masih banyak berita-berita yang belum jelas kebenarannya, belum pasti dan belum terkonfirmasi sudah tersebar terutama di media sosial, terakhir saya melihat di Twitter tentang berita yang kurang enak didengar, dan itu menimbulkan kegelisahan.

Hari ini, Kemdikbud akan melaksanakan konferensi pers pada pukul 16.00 WIB, mungkin untuk menjawab dan meluruskan berita yang selama ini simpang siur terutama di kalangan siswa SMA di Indonesia. Seperti yang saya kutip dari Twitter Kemdikbud @Kemdikbud_RI , bahwa konferensi pers ini akan disiarkan di semua media walaupun siarannya tidak langsung.

Yang kita, seluruh siswa SMA bisa lakukan saat ini adalah berdo'a dan berserah diri pada Tuhan, karena segala usaha telah kita lakukan.. Jangan lupa minta do'a pada orang tua. Sukses untuk seluruh teman seperjuangan, siswa SMA di seluruh Indonesia, semoga kita mendapat hasil yang terbaikdari usaha kita selama 3 tahun di SMA.

Minggu, 12 Mei 2013

A little about Will Graham

Will Graham, seorang profiler yang bekerja untuk FBI di Behavior Science Unit. Dia punya kemampuan khusus yaitu bisa membayangkan dan merekaulang sebuah kasus pembunuhan di dalam hati kepalanya. Dia bisa mengetahui isi kepala dari seorang pelaku kejahatan, dia seakan-akan bisa masuk ke kepala pelakunya. Tapi, apa kita udah tahu semua tentang si Will Graham ini? Coba liat beberapa fakta menarik tentang dia, check it out!

  • Waktu kecil ia ikut ayahnya bekerja di galangan kapal
  • Ia bekerja sebagai detektif yang menangani kasus pembunuhan (homicide detective) dan memperbaiki mesin kapal, sebelum akhirnya masuk FBI dan mengajar di FBI Academy.
  • Will mengidap Asperger Syndromm, yaitu gangguan spektrum autisme, sehingga membuatnya tidak nyaman jika dihadapkan pada interaksi sosial.
  • Will sering merasa tidak nyaman melihat mata lawan bicaranya. Seperti ia pernah berkata "Eyes are distracting. You see too much, you don't see enough ... So yeah, I try to avoid eyes whenever possible"
  • Ia sering mengalami sakit kepala, mimpi buruk *sangat buruk, mungkin*, dan berkeringat banyak saat malam (Hyperhidrosis).
  • Waktu bicara dengan orang lain yang ia nggak percaya, Will suka mengatur kacamatanya supaya frame kacamata menghalangi pandangannya, jadi dia ggak harus melihat mata lawan bicaranya.
  • Dia ngga pernah kenal sama ibunya.
  • Will anak tunggal

Let Hannibal Will Graham get inside your mind!